Arsip Tag
Tag : #Isj

DKD DKI Jakarta Gelar Sidparda : Komitmen Lahirkan Program Strategis yang Berdampak
Dewan Kerja Daerah (DKD) DKI Jakarta menyelenggarakan Sidang Paripurna Daerah (Sidparda) pada Minggu (22/2/2026) di Aula Gedung Kwartir Daerah (Kwarda) DKI Jakarta. Forum tertinggi di tingkat daerah tersebut diikuti oleh perwakilan Dewan Kerja Cabang (DKC) se-DKI Jakarta. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Harian Kwarda DKI Jakarta, Kak Ratiyono, yang didampingi Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda Kak Risnamurti, Wakil Ketua Bidang Satuan Karya Pramuka, Satuan Komunitas Pramuka, dan Gugus Darma Pramuka Kak Zarkasih, Wakil Ketua Bidang Komunikasi, Statistik, Informasi dan Hubungan Antarlembaga Kak Triadi Suparta, serta Andalan Bina Muda Kwarda DKI Jakarta. Dalam sambutannya, Kak Ratiyono menegaskan bahwa Sidparda bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang permusyawaratan tertinggi di tingkat daerah yang mencerminkan kedewasaan dalam berorganisasi, berkegiatan, serta mengambil keputusan strategis bagi Gerakan Pramuka di DKI Jakarta. “Sidparda bukan hanya agenda rutin, namun merupakan ruang permusyawaratan tertinggi di tingkat daerah yang menjadi cerminan kedewasaan kita dalam berorganisasi, berkegiatan, dan mengambil keputusan yang berdampak luas bagi Gerakan Pramuka khususnya di DKI Jakarta,” ujarnya. Ia menambahkan, tahun 2026 menjadi momentum penuh tantangan yang menuntut Gerakan Pramuka untuk tetap relevan, adaptif, dan progresif di tengah dinamika zaman. Namun demikian, inovasi tidak boleh menggerus jati diri serta nilai dasar kepramukaan. “Kita tidak boleh hanya menjaga tradisi tanpa inovasi, namun juga tidak boleh kehilangan jati diri dan nilai dasar kepramukaan, yakni Trisatya dan Dasadarma,” tegasnya. Menurutnya, Trisatya dan Dasadarma harus menjadi fondasi utama dalam membangun program pembinaan yang konseptual, inklusif, dan berorientasi pada masa depan. Ia juga menekankan bahwa perbedaan pandangan dalam forum musyawarah merupakan hal yang wajar dan justru dapat menjadi penguat organisasi. “Perbedaan pandangan sangat wajar dalam berorganisasi, namun hendaknya menjadi penguat. Ingat, debat itu oke, karena lawan berdebat adalah kawan berpikir,” tambahnya. Sementara itu, Ketua DKD DKI Jakarta, Kak Vina Dwi Cahyani, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan Sidparda. Ia berharap forum tersebut menghasilkan program-program konkret dan strategis yang berdampak langsung bagi Pramuka Penegak dan Pandega di DKI Jakarta serta memberi manfaat bagi masyarakat luas. Sedangkan Kak Nabilah Putri delegasi Jakarta Selatan menyampaikan bahwa Sidparda sudah berjalan dengan tertib dan demokratis, serta penuh rasa tanggung jawab. “Semoga kedepannya pramuka dapat menjadi wadah pembelajaran yang baik bagi renaja dan anak muda bangsa Indonesia.” Ujarnya. Sidparda 2026 diikuti oleh 30 peserta yang merupakan perwakilan Dewan Kerja Cabang (DKC) se-DKI Jakarta. Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Kerja Nasional (DKN) Kak Raihan. Melalui Sidang Paripurna Daerah ini, DKD DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran Pramuka Penegak dan Pandega sebagai motor penggerak pembinaan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai kepramukaan.

Meeting With Co Founder: Mengenal Lebih Dekat Komunitas Indonesian Scout Journalist
SULSEL -- The Indonesian Scout Journalist Community atau disingkat ISJ merupakan komunitas kemasyarakatan non-politis yang bersifat independen, yang disepakati terbentuk pada tanggal 14 Agustus 2015. Tujuan utamanya adalah untuk membangkitkan minat jurnalistik di kalangan anggota Gerakan Pramuka, maupun minat pewarta untuk lebih banyak mempublikasikan berita-berita kepramukaan. Hal inilah yang disampaikan oleh Kak R. Andi Widjanarko, ISJ #003 Co Founder Komunitas Indonesian Scout Journalist (ISJ) saat menjadi Narasumber kegiatan ISJ Meeting With Founder saat Temu ISJ Sulawesi Selatan yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu (Minggu, 21/09/2025). Lebih lanjut diungkapkan bahwa meskipun demikian, komunitas ini bukan bagian dari organisasi Gerakan Pramuka, karenanya untuk tidak melanggar aturan yang ada, maka penamaannya dilakukan dalam Bahasa Inggris: “The Indonesian Scout Journalist Community”. Penggunaan nama “Pramuka” pada nama komunitas dihindari untuk tidak melanggar aturan, khususnya UU No.12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, yang mana antara lain mensyaratkan semua organisasi/kelompok yang menggunakan nama “Pramuka” haruslah menjadi bagian dari organisasi Gerakan Pramuka, dan mengikuti aturan yang berlaku. Untuk komunitas, harus dibentuk dalam status Satuan Komunitas Pramuka (Sako), yang tidak semudah untuk melakukannya. Sedangkan dalam bentuk Gugus Darma, berarti tidak boleh melibatkan peserta didik Gerakan Pramuka, apalagi orang yang bukan anggota Gerakan Pramuka. Pria yang biasa disapa Kak Andi ini juga menjelaskan bahwa Komunitas ini terbuka untuk semua Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing yang menyetujui tujuan dari Komunitas ISJ ini yakni Membantu meningkatkan minat jurnalistik di kalangan anggota Gerakan Pramuka. Selain itu, tujuan lain dari ISJ ini adalah untuk membantu meningkatkan minat pewarta umum untuk lebih banyak mempublikasikan berita kepramukaan dan menghimpun pewarta, baik dari kalangan Gerakan Pramuka maupun dari luar Pramuka, untuk bersama-sama mengembangkan hobi jurnalistik (foto, video, tulis, gambar, ilustrasi) yang dapat dikembangkan menjadi profesi pilihan. “Melalui Komunitas Indonesian Scout Journalist dapat menjadi wadah untuk menghimpun kakak-kakak yang menyukai dan memilki hobi dibidang Jurnalistik baik itu melalui Tulisan/ Berita, Foto, Video, Design Grafis, Ilustrasi dan lain sebagainya khususnya yang terkait dengan Kepramukaan,” ungkap Kak R. Andi Widjanarko. Temu ISJ Sulawesi Selatan Tahun 2025 diikuti oleh 64 Orang Peserta dari 13 Kab. Kota yang ada di Sulawesi Selatan dan dilaksanakan di Bumi Perkemahan Simbang Je’netaesa Kab. Maros Provinsi Sulawesi Selatan pada tanggal 20 s.d 21 September 2025.
